10 Kalimat BERBAHAYA Pengundang GAGAL

Saya sering mengamati kehidupan dan suka mengamati bagaimana orang-orang saling berinteraksi, saling memberi kalimat penyejuk hati, entah interaksi verbal, maupun tulisan di berbagai media sosial (Facebook, twitter, dsb). Agak berbeda dengan yang lain (mungkin), struktur otak saya lebih suka memperhatikan apa yang tersirat dari pada hanya sekedar mendengarkan apa yang meluncur dari mulut (atau tulisan) guru-guru besar tersebut.
Guru Besar? yup! saya selalu menganggap orang-orang di sekitar saya adalah guru. Saya bisa belajar dari mereka, saya dapat menemui banyak contoh; contoh baik dan buruk tentunya. Saya juga bisa belajar dari kesalahan dan kebenaran yang telah mereka lakukan, sekaligus langsung bisa melihat dampaknya pada diri mereka masing-masing sebelum berusaha ‘meniru’ apa yang telah mereka lakukan.
Apa yang saya dapatkan? Setidaknya ada 10 kalimat yang memiliki dampak cukup unik pada motivasi hidup. Saya tidak berani berkata “harus menghindari” kalimat-kalimat ini.. Saya hanya bisa “mewaspadainya” sebelum kalimat-kalimat itu menyusun kekuatannya dan mulai menjadi jangkar dalam hidup saya… 

  • Saya Tidak Mungkin Melakukannya

Hmm… saya tidak perlu mengkerdilkan diri dan kemampuan saya untuk berkata seperti itu. Saya percaya, sebagai ciptaan yang paling sempurna, ada kekuatan luar biasa yang telah diturunkan langsung dari atas ‘sono’ .

  • Saya Tidak Punya Bakat

Bakat? talenta? yup.. saya akui, “Pintar memang bisa dipelajari, tetapi “bintang” adalah dilahirkan“. Ada beberapa orang yang dianugerahi talenta luar biasa. Tetapi, hal ini bukan berarti orang yang lainnya tidak mempunyai talenta apa pun, kan? Saya sering melihat bagaimana orang-orang bisa berhasil walau hanya berbekal satu atau dua talenta saja. Sebaliknya saya juga sering melihat banyak orang gagal dan terbuang walau sebenarnya multitalenta.
Sikap, perilaku, dan perkataan justru lebih menentukan bagaimana seseorang bisa dihargai dan diterima oleh lingkungannya. Saya sendiri lebih menghargai, mendukung, bahkan memprioritaskan “orang-orang biasa” yang berperilaku santun, tekun, dan lemah lembut, daripada mereka yang berbakat luar biasa tetapi memiliki sikap dan perkataan yang kasar atau tidak mengenakkan.. (I know it is ridiculous, but that’s the fact.. ; ) )

Hmmm.. anyway, “bakat” sendiri bukan sebuah hal yang statis. Bakat “ada” karena apa yang biasa dilihat, didengar, dirasakan.. ini proses selama bertahun-tahun. Seorang anak yang dilahirkan dari keluarga seniman.. karena terbiasa mendengarkan nyanyian ibunya sejak kecil, karena terbiasa melihat bapaknya menggambar, saya yakin, ketika dewasa ia akan mewarisi bakat seni orang tuanya (walau belum tentu menyukainya). Demikian juga anak-anak lain yang dibesarkan dari keluarga bisnisman, ilmuwan, dan sebagainya. Sekalipun hal ini masih menjadi perdebatan di kalangan psikolog, tetapi saya boleh percaya bahwa manusia punya kuasa untuk menciptakan “bakat”!

  • Saya Cuma Lulusan SD

Kata “SD” pada kalimat di atas boleh diganti dengan “SMP”, “Kejar Paket A”, “TK”, atau apalah.. Yang jelas, pendidikan bukan penentu utama keberhasilan seseorang. Memang, mereka yang berpendidikan tinggi akan lebih berpeluang berhasil dari pada yang berpendidikan rendah (maaf). Tetapi bukan berarti lulusan SD tidak bisa berhasil. Saya sering melihat bagaimana sebuah perusahaan yang mayoritas karyawannya sarjana, tetapi ternyata pemiliknya hanya lulusan SD. Anda juga bisa membaca salah satu cerita konyol mengenai hal ini di artikel Email Anak SMP. Bahkan, 6 dari 10 Pemuda Pengubah Dunia yang saya tulis beberapa waktu lalu itu juga tidak pernah lulus kuliah!
So, what? Saya akan berusaha untuk tidak menyalahkan pendidikan sebagai topeng kemalasan dan kebodohan saya. Jika tidak tahu, ya belajar.. simple kan?

  • Lingkungan Saya Tidak Mendukung

Banyak sekali orang-orang hebat lahir dari keadaan yang sama sekali mendukung. Siapa saja? terlalu banyak untuk disebutkan  . Beberapa di antaranya pernah tertulis di kategori Tokoh Inspiratif. Banyak tulisan dan lagu hebat yang justru lahir saat penulisnya masih di dalam penjara. Banyak orang kaya lahir dari keluarga miskin. Banyak ilmuwan yang dulunya dianggap bodoh atau gila, bahkan Thomas A. Edison pun pernah ditolak masuk SD karena dianggap idiot. Saat keadaan berkecamuk karena perang dan menjadi pengungsi, Albert Einstein malah dinobatkan menjadi Doktor dan Guru Besar. Bung Karno juga bukan sarjana politik, beliau adalah insinyur, dalam keadaan terbuang di Bengkulu, beliau malah merancang beberapa rumah dan merenovasi Masjid Jami’ di tengah kota. Tom Cruise? Ah, dia hanya seorang disleksia yang susah membedakan antara huruf “b” dan “d”. Keadaan bisa membuat berhasil tetapi bisa juga membuat gagal. Yup, Semua tergantung dari bagaimana cara melihat dan menghadapinya.. 

  • Masa Lalu Saya Hancur

Dalam konteks ini, sepertinya kisah mengenai Oprah Winfrey bisa menutupnya. Yup, orang tuanya bercerai, dan lebih parah lagi, dia pernah diperkosa oleh saudara sepupunya. Tiap orang tahu, mengatasi problem masa lalu memang rumit. Masa lalulah yang membentuk diri dan menentukan bagaimana sifat dan sikap seorang manusia. Tetapi, itu “hanya film”.. yah, film! cukup untuk dilihat dan diikuti ceritanya, bisa dijadikan inspirasi atau motivasi hidup (kalo perlu), atau bisa juga dijadikan ‘hobi’ saat senggang. Tetapi, film hanya film.. berbeda dengan kenyataan sekarang.
Ia hanya dokumentasi sejarah dan tidak ada yang bisa dirubah. Kenapa harus ngotot pada sesuatu yang sudah tidak bisa dirubah? Lebih baik jika menyutradarai “film baru” yang ceritanya bisa dirubah seperti yang diinginkan.. saya biasa menyebut film baru tersebut: “Masa Depan“.

  • Saya Tidak Punya Kesempatan

Hmm.. setahu saya setiap orang diberi waktu yang sama setiap harinya: 24 jam. Kenapa hasilnya bisa lain? Yup, setiap orang menggunakannya dengan caranya masing-masing. Memang, setiap orang dianugerahi lingkungan yang berbeda-beda. Ada lingkungan yang memang cukup kondusif untuk maju, tetapi ada juga yang destruktif bagi kemajuan. Tetapi, bukan berarti kesempatan itu tidak ada!
Jika melihat kemiskinan, berarti saya diberi kesempatan untuk mengentaskan kemiskinan. Jika melihat orang tertimpa musibah, berarti saya diberi kesempatan untuk menolong.. sekali lagi, Kesempatan! Ia selalu ada di sekitar saya. “Kesempatan” adalah pemicu kemauan seseorang untuk merubah sesuatu yang gak beres menjadi beres.. sesuatu yang gak baik menjadi baik. “Kesempatan” tidak hanya muncul pada situasi-situasi yang mengenakkan, malah sebaliknya, semakin kritis lingkungan, akan semakin banyak kesempatan yang muncul. Bukankah krisis ekonomi tahun 1998 yang lalu justru malah melahirkan banyak sekali jutawan-jutawan baru? Bukankah mereka yang ‘berhasil’ adalah mereka yang bisa melihat dan memanfaatkan “kesempatan” ini?

  • Saya Kurang Beruntung

Yup, keberuntungan memang bisa dikatakan sebagai hal yang statis, ia tidak datang begitu saja pada setiap orang. Ia memang seperti anugerah. Jika keberuntungan memang sulit diusahakan, lalu kenapa tidak memintanya kepada Sang Pemberi Anugerah?  . Dulu pernah ada penelitian mengenai hal ini. Lengkapnya pernah tertulis di artikel The Luck Factor. Yeah.. di situ terdapat beberapa tips untuk ‘merayu’ Sang Pemberi agar selalu melimpahkan keberuntungan pada umatnya.

  • Saya Takut Sakit Hati Lagi

Di twitter, seorang sahabat pernah menulis “Mencintai, memiliki, dan merasa kehilangan adalah satu paket kehidupan yang tidak dapat dipisahkan..”. Selain itu, di blog ini juga pernah ada tulisan Tentang Perpisahan. Yup.. “Kelak, setiap orang pasti akan meninggalkanmu, atau justru kamu yang akan meninggalkan mereka.. “. Sakit hati juga sebuah bagian penting dari proses kehidupan.. bukankah Hati yang sempurna dan bijaksana adalah justru hati yang memiliki banyak bekas luka?

  • Saya Khawatir Jika Hasilnya Mengecewakan

Tidak ada satu orang pun yang tidak pernah mengecewakan orang-orang di sekitarnya. Tidak mungkin memiliki banyak teman tanpa memiliki sedikit musuh. Tidak ada karyawan yang sama sekali tidak pernah mengecewakan atasannya. Yang paling penting adalah apa yang harus dilakukan jika ternyata mengecewakan orang lain? yup.. Tiga Kata Ajaib mungkin bisa bisa membantu.. ^ ^

  • Saya Takut Salah

Nobody perfect! That’s all..  . Setahu saya.. orang yang takut salah dan takut gagal justru malah lebih banyak berbuat kesalahan. Tidak ada percobaan ilmiah yang tidak pernah gagal. Tidak ada pengusaha sukses yang belum pernah bangkrut, tidak ada peruntung tenar yang belum pernah mengalami kerugian, tidak ada aktivis yang tidak pernah teraniaya, tidak ada tokoh politik yang belum pernah dikritik, dan tidak ada selebritis terkenal yang belum pernah dicacimaki. Yup.. ini adalah “kuat-kuatan”, mereka yang tahan terhadap dampak kesalahan yang pernah dibuat dan tidak pernah berhenti berusaha.. merekalah yang berhasil.. ^^

source : ceritainspirasi.net

Polisi Akan Gunakan Speed Gun untuk Ukur Kecepatan Mobil di Tol

Selasa, 17/06/2014 16:04 WIB
Prins David Saut - detikNews

Jakarta – Jajaran polisi lalu lintas akan menerapkan tilang untuk kendaraan yang melebihi batas kecepatan, khususnya di jalan tol. Hal ini dilakukan dengan Speed Gun yang mulai beroperasi mulai Agustus 2014.

“Speed gun itu habis lebaran kita laksanakan, tapi nggak semua wilayah. Sementara kita prioritaskan di jalan tol yang suka ngebut itu,” kata Kabid Bin Gakkum Korlantas Mabes Polri, Kombes Pol Indrajit dalam diskusi ‘Sidang Tilang’ di Hotel Pullman, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2014).

Kemudian polisi mewacanakan untuk menerapkan electronic law enforcement melalui peralatan teknologi seperti CCTV yang dapat memantau pelanggaran lalu lintas. Namun sistem ini menelan dana cukup besar.

“Kamera belum karena biayanya besar. Kalau denda tilang masuk ke sarana prasarana penegakan hukum baru bisa kayaknya. Sekarang denda tilang kan ke kas negara,” ujar Indrajit.

Penerapan tilang untuk kendaraan yang melebihi kecepatan itu salah satunya dilatarbelakangi oleh pengendara yang memacu kendaraannya begitu cepat membahayakan pengendara yang lain. Jumlah angka kematian karena pelanggaran lalu lintas ini juga cukup tinggi.

“Kita prihatinlah setiap 1 jam ada 3 orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas yang dimulai dengan pelanggaran lalu lintas,” ujar Indrajit.

Oleh karena itu, polisi juga merencanakan memasang sistem on board unit (OBU), dengan scanner di tiap pintu masuk tol. Sehingga mobil yang melanggar lalu lintas bisa diketahui data registrasinya.

“Itu daftar registrasi kendaraan bermotor, masuk tol itu dipasang OBU. Jadi polisi punya data yang lewat, itu baru wacana,” tutup Indrajit.

Analisa Saya :

Saya sangat setuju sekali dengan diadakannya pemasangan Speed Gun, saat ini berdasarkan data dari detikcom, jumlah korban meninggal di Indonesia sama dengan jumlah korban meninggal dengan negara yang sedang berkonflik. Dengan hal tersebut diharapkan bisa mengurangi jumlah kecelakaan dijalan raya.

Kemudian dengan adanya Electronic Law Enforcement melalui peralatan teknologi seperti CCTV kita bisa memantau kendaraan yang sedang berlalu lalang, sehingga jika terjadi pelanggaran, kecelakaan dan sebagainya bisa dianalisa dengan baik. Kenapa harus dianalisa ? sebab menurut saya banyak terjadi kecelakaan yang melibatkan 2 kendaraan atau lebih, pihak yang dijadikan tersangka sering terjadi ketidakadilan dalam penetapannya.  Tentunya bisa semakin bisa memantau pelanggar-pelanggar yang menerobos lampu merah, masuk jalanan busway dsb.

Satu alat terakhir dari article diatas yaitu Sistem On Board Unit (OBU), merupakan salah terobosan awal yang bagus walaupun baru bisa dideteksi datanya setelah melewati pintu tol. Harapan saya sih ID Card (KTP) bisa terintegrasi dengan kendaraan yang digunakannya, jika ada penilangan bisa seperti diluar negeri, selipkan kertas dikaca mobil dan datanya langsung masuk ke server, atau jika ada razia dan pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat bisa dilacak langsung siapa pemiliknya, jadi bisa cepat dianalisa bahwa mobil ini curian atau bukan. MANTAP

source : detikcom

Kualitas Sebuah Karya Tulis

Menurut Edy Prihantoro dalam tulisannya, karya tulis adalah segala bentuk hasil pikir manusia yang dituangkan dalam tulisan.Merujuk dari definisi ini maka disebutkan bahwa karya tulis dibagi 2 yaitu : Karya Tulis Fiksi dan Non Fiksi (Ilmiah).

Adapun kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa aspek, yaitu :

  • Topik Yang Menarik

Dalam menulis berbagai bentuk tulisan seperti novel, cerpen, cergam ketentuan memilih topik yang menarik sudah bukan rahasia umum.Memilih topik merupakan hal pertama yang penting dalam pembuatan sebuah karya tulis.Pada awalnya topik yang menarik akan membuat pembaca merasa penasaran lalu selanjutnya pembaca akan mulai memperhatikan isi tulisan. Dalam memilih topik harus dilakukan dengan seksama dengan memperhatikan berita yang aktual, isu yang sedang hangat dibicarakan, rata-rata usia target pembaca maupun kemampuan penulis. Topik yang menarik juga menimbulkan minat dan antusiasme pembaca untuk terus memperhatikan karya tulis selanjutnya. Ini merupakan hal yang positif apabila karya tulisan dapat disambut dan diterima dengan baik oleh pembaca terutama bagi karya tulis yang mempunyai tujuan komersil.

  • Mudah Dipahami Oleh Pembaca

Kualitas karya tulis juga ditentukan oleh tersampainya makna/pesan karya tulis kepada pembaca dengan baik. Pemahaman karya tulis yang baik oleh pembaca dapa tdilihat sejak awal dengan melihat gaya penulisan, alur, pemilihan kata, maupun struktur kalimat. Pemahaman cerita oleh pembaca merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya. Penyampaian cerita kepada pembaca sangat penting agar maksud baik penulis dan ide tulisan dapat dipahami dengan baik oleh pembaca. Sebuah karya tulis apabila dipahami dengan baik oleh pembaca merupakan indikator keberhasilan karya tulis terlepas dari apapun tema maupun jenis karya
tulis.

10 Jalan Paling Berbahaya di Dunia

Sebagai prasarana transportasi dan pertumbuhan perekonomian sebuah wilayah, jalan raya merupakan satu hal vital. Selain itu, jalan raya juga menjadi salah satu faktor penting keselamatan para pengendara yang menggunakannya. Namun tahukah Anda ada beberapa jalan raya di dunia yang memiliki julukan jalan paling mematikan. Penasaran? Berikut 10 jalan raya berbahaya yang tersebar di seluruh dunia.

1.Jalan raya Cotopaxi Volcano, Ekuador

Jalan raya Cotopaxi Volcano yang membentang sepanjang 40 km di wilayah Taman Nasional di Ekuador menjadi salah satu jalan paling berbahaya setelah Death Road di Bolivia.

Lubang besar, lereng licin, dan semua kondisi mengemudi yang membahayakan sepertinya terdapat di sepanjang jalan ini. Pengemudi yang melewati jalan ini pun dituntut untuk ekstra hati-hati jika tak mau nyawa mereka melayang sia-sia di sepanjang jalan ini.

2.Jalan raya Arica-Iquique, Chile

Jalan raya yang menghubungkan wilayah Arica dengan Iquique di Chile merupakan jalan raya dengan jebakan kecepatan berbahaya di dunia.

Memang jika dilihat dari prasarana jalan dan kontur wilayah sepanjang jalan ini membentang, tidak ada hal yang membahayakan seperti jurang maupun kelokan tajam. Akan tetapi jalan datar dan lebar ini ternyata membuat para pengemudi sering terbuai dalam rasa aman palsu yang membuat mereka mengemudi di atas kecepatan normal dan sering berakhir dengan bencana.

3.Jalan Luxor-al-Hurghada, Mesir

Jalan Luxor-al-Hurghada terkenal sebagai salah satu jalan paling berbahaya di Mesir. Bukan karena kontur jalan, melainkan faktor keamanan yang kurang di jalan ini yang membuat banyak terjadi aksi perampokan dan penjarahan sepanjang jalan ini.

Bahkan untuk menghindari aksi para bandit ini, banyak dari pengemudi mobil harus mematikan lampu mobilnya ketika malam hari agar terhindar dari aksi komplotan bandit ini.

4.Jalan Skippers Canyon, Selandia Baru

Jalan sempit dan berliku ini benar-benar membutuhkan kewaspadaan ekstra dari setiap pengemudi yang melewatinya. Jalanan yang sempit dan permukaan yang licin membuat tingkat kecelakaan di area ini terbilang tinggi. Bahkan setiap pengemudi yang akan melewati jalan ini harus mendapatkan izin khusus dari otoritas setempat.

5.Halsema Highway, Filipina

Halsema Highway di Filipina merupakan salah satu jalan dengan volume kendaraan tinggi. Hal ini karena Halsema Highway ini merupakan jalur utama menuju ke Sagada, tempat wisata populer di Filipina.

Bahkan dilaporkan jika tiap tahunnya ada setidaknya dua bus pariwisata yang terguling sepanjang jalan yang terkenal dengan bahaya tanah longsornya ini.

6.Jalan raya Taroko Gorge, Taiwan

Dikenal sebagai salah satu jalan paling berbahaya di Taiwan, Jalan Taroko Gorge penuh memang memiliki kontur yang dikelilingi kurva buta, tikungan tajam, dan jalan sempit yang membentang melalui tebing dan pegunungan.

Dengan kontur jalan seperti itu, tidak heran jika sudah banyak kecelakaan yang terjadi di sepanjang jalan ini.

7.Jalan raya Himalaya, Nepal

Jalan raya Himalaya merupakan salah satu jalan tanah paling berbahaya di negara tersebut. Jalan ini masuk dalam kategori berbahaya karena tak beraspal, sempit, dan licin baik saat kering terlebih lagi ketiak hujan mengguyur.

Tiap tahunnya dilaporkan jika banyak kejadian kecelakaan seperti mobil dan bus yang terguling masuk ke jurang.

8.BR-116, Brasil

Masyarakat Brasil sudah akrab dengan kekejaman jalan BR-116. Jalan terpanjang kedua jalan di Brazil bahkan memiliki julukan ‘The Highway of Death’. Dilaporkan setiap tahun ada ribuan orang meninggal baik karena kecelakaan, ataupun pekerja yang mengalami insiden ketika melakukan perawatan dan pemeliharaan, dan bahkan ancaman dari geng bandit yang berkeliaran di sepanjang jalan tersebut.

9.Jalan Fairy Meadows, Pakistan

Jalan bebatuan menuju ke Fairy Meadows ini sebenarnya merupakan jalan bebatuan yang sangat sempit dan berbahaya yang terbentang sepanjang 10 km yang mengarah ke Nanga Parbat di Pakistan. Jalan Fairy Meadows ini menjadi sangat berbahaya karena terletak di pinggir sebuah lembah di area pegunungan tandus di wilayah tersebut.

10.Highway 1, Meksiko

Highway 1 merupakan jalanan paling berbahaya di Meksiko. Jalanan ini sebagian sudah diaspal, namun mayoritas masih berupa jalanan tanah yang dipenuhi bebatuan.

Yang membuat jalan Highway 1 ini sangat berbahaya adalah kontur jalan yang berkelok-kelok dan berada di sepanjang tebing tanpa ada pagar atau pembatas jalan.

source : merdeka.com

Stres Bisa Berakibat Buruk, Ini 4 Ciri Sudah Saatnya Anda Ambil Cuti Kerja

Stress

Rutinitas harian di mana seseorang harus berkutat dengan pekerjaan ditambah dengan macetnya jalanan di ibukota rentan membuat para pekerja stres. Akibatnya, konsentrasi kerja berkurang sampai terganggunya aktivitas sehari-hari.

Meski demikian, seringkali tak disadari kapan sebenarnya seseorang sudah sangat membutuhkan waktu istirahat dari rutinitasnya misalnya dengan berlibur atau sekadar santai di rumah.

Nah, dikutip dari CNN, Kamis (12/6/2014) berikut beberapa tanda bahwa sudah saatnya Anda menghindar sejenak untuk berkutat dengan pekerjaan seperti penuturan dr Adam Perlman, direktur eksekutif Duke Integrative Medicine:

1. Merasa terlalu stres bahkan untuk merencanakan cuti

Merasa terlalu stres bahkan untuk merencanakan cuti

Dikatakan Perlman, perasaan terlalu sibuk sampai-sampai susah mencari waktu cuti adalah pola pikir yang berbahaya karena pemikiran tersebut justru menjadi tanda peringatan bagi Anda untuk tidak mengambil cuti.

“Dengan begitu Anda justru merendahkan kemampuan diri sendiri. Padahal demi kesehatan dan kesejahteraan diri, Anda sudah selayaknya meluangkan waktu,” tutur Perlman.

2. Kinerja di kantor tiba-tiba menurun drastis

Kinerja di kantor tiba-tiba menurun drastis

Terkadang seseorang bisa memecahkan masalah dalam sekejap dan kreativitasnya bisa muncul. Tetapi, ketika sudah terlalu stres, kinerja di kantor bisa turun drastis bahkan Anda bisa tidak produktif.

“Stres ringan sampai sedang bisa meningkatkan kinerja tetapi stres berlebihan bisa menurunkan kinerja, tidak produktif, dan tidak bisa berpikir jernih,” terang dr Lloyd Sederer, direktur medis New York State Office of Mental Health.

Stres kronis juga bisa mempercepat denyut jantung, tekanan darah, mengganggu metabolisme gula darah dan berakibat naiknya bobot sampai turunnya imunitas. Oleh karena itu Sederer mengingatkan pentingnya cuti bagi mereka yang sudah mulai stres dengan pekerjaan.

3. Merasa ‘saya baik-baik saja’

Merasa ‘saya baik-baik saja’

“Stres bisa menjadi licik terutama jika orang lain di sekitar Anda juga mengalami hal yang sama. Padahal manusia terbuat dari karbon dan air, bukan baja sehingga seseorang tidak bisa bertahan dengan stres konstan selamanya,” tegas Sederer.

Sementara itu, Perlman mengatakan perasaan baik-baik saja yang nyatanya semu adalah denial yang cukup kuat meski sebenarnya diri merasa lelah, motivasi rendah, sulit tidur, mudah tersinggung, dan semua itu adalah tanda-tanda Anda stres.

4. Tak tahu apa yang harus dilakukan

Tak tahu apa yang harus dilakukan

Menurut Perlman, jika Anda sering bertanya pada diri sendiri apa yang bisa dilakukan, sudah saatnya Anda membutuhkan hari libur karena otak sudha terlalu penat hingga Anda bingung dengan apa yang seharusnya dikerjakan.

“Satu hari saja bisa mengubah hidup Anda hanya dengan menemukan keseimbangan kehidupan baik dalam hal pekerjaan, privasi, ataupun sosial,” kata Sederer.4. Tak tahu apa yang harus dilakukan

Menurut Perlman, jika Anda sering bertanya pada diri sendiri apa yang bisa dilakukan, sudah saatnya Anda membutuhkan hari libur karena otak sudha terlalu penat hingga Anda bingung dengan apa yang seharusnya dikerjakan.

“Satu hari saja bisa mengubah hidup Anda hanya dengan menemukan keseimbangan kehidupan baik dalam hal pekerjaan, privasi, ataupun sosial,” kata Sederer.

Pertolongan Pertama pada Perdarahan

Pertolongan Pertama Pendarahan

Ada 2 tipe perdarahan, yaitu perdarahan yang berasal dari pembuluh darah vena dan perdarahan yang berasal dari pembuluh darah arteri. Perdarahan pada pembuluh darah vena berwarna agak gelap dan mengalir secara spontan. Sedangkan perdarahan dari pembuluh darah arteri warnanya lebih terang dan alirannya memancar dari tubuh yang terluka.

Perdarahan pada arteri dapat menyebabkan kondisi kritis, sebab darah yang terpompa keluar dengan kecepatan melebihi rata-rata. Akibatnya, korban akan banyak kehilangan darah.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul ‘First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat’, menekan langsung pada daerah yang terluka adalah salah tindakan yang dapat dilakukan untuk menghentikan perdarahan, walaupun menyebabkan rasa sakit pada bagian tersebut.

Cara penekanan yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

1. Letakkan kain tebal yang bersih atau steril seperti saputangan, potongan handuk atau lembaran kain langsung pada area yang terluka. Kemudian tekan perlahan dengan telapak tangan Anda. Apabila tidak ada kain, gunakan tangan atau jari untuk menekan.

2. Teruskan menekan dengan tekanan konstan.

3. Jangan melepaskan kain yang digunakan untuk menekan luka.

4. Apabila darah telah memenuhi kain, jangan dilepas, tetapi tambahkan dengan kain baru dan letakkan di atasnya. Kemudian lanjutkan lagi menahannya dengan tangan Anda.

5. Apabila perdarahan terhenti atau berkurang, gunakan perban untuk diikatkan pada kain penutup luka.

6. Tali perban jangan terlalu kencang untuk menghindari aliran darah arteri terhenti.

7. Usahakan luka pada posisi di atas organ jantung.

source : detik.com

Merokok Demi Diet = Mengganti Nutrisi dengan Racun

Bahaya Rokok

Salah satu alasan orang merokok adalah untuk mengendalikan nafsu makan, terutama saat sedang diet. Asupan makanan memang berkurang, tetapi sebagai gantinya para perokok telah memasukkan racun ke tubuhnya.

Demikian disampaikan oleh salah seorang finalis L’men of The Year 2014, Christian Ade Gunawan atau akrab disapa Ade. Kontestan asal Jawa Tengah tersebut menilai, diet mengurangi nafsu makan dengan cara merokok adalah salah kaprah.

“Orang yang merokok itu memasukkan racun ke tubuh mereka,” ujar pria yang memiliki tinggi badan 175 centimeter ini, ditemui dalam acara edukasi bahaya rokok di SMP 208 Menteng Jakarta Pusat, seperti ditulis Rabu (4/6/2014).

Ketika seseorang mengisap rokok, diakui Ade nafsu makan memang akan berkurang. Bagi yang berniat mengurangi asupan kalori, kondisi ini memang menguntungkan. Namun Ade yang juga seorang dokter puskesmas mengatakan ada risiko lain yang harus ditanggung.

“Ketika tidak makan, maka nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak diterima oleh tubuh. Perokok malah memberikan formalin yang adalah pengawet mayat, ditambah arsenik yang merupakan zat tambang, ditambah lagi karbol pembersih lantai ke tubuh mereka,” ujar pemuda yang hobi bermain musik ini.

Ade merupakan salah satu dari 16 kontestan L’men of The Year 2014. Selain soal pengendalian rokok, pria berbadan seksi ini juga memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesehatan lainnya. Salah satu cita-citanya adalah membangun yayasan peduli HIV-AIDS di Papua.

source : health.detik.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.