Fungsi Bahasa

Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus.

Dalam literatur bahasa, dirumuskannya fungsi bahasa secara umum bagi setiap orang adalah

1. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri.

Mampu mengungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita. Ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:

* Agar menarik perhatian orang lain terhadap diri kita.
* Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.
2. Sebagai alat komunikasi.

Bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama. Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi,berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum. Selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi, manusia memakai dua cara berkomunikasi, yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat/media bahsa (lisan dan tulis), sedangkan berkomunikasi cesara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka symbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas,sirene setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa manusia.

3. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial.

Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman- teman dan menggunakan bahasa standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa memudahkan seseorang untuk berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa.

4. Sebagai alat kontrol Sosial.

Yang mempengaruhi sikap, tingkah laku, serta tutur kata seseorang. Kontrol sosial dapat diterapkan pada diri sendiri dan masyarakat, contohnya buku- buku pelajaran, ceramah agama, orasi ilmiah, mengikuti diskusi serta iklan layanan masyarakat. Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.

Fungsi bahasa secara khusus :

1. Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari- hari.

Manusia adalah makhluk sosial yang tak terlepas dari hubungan komunikasi dengan makhluk sosialnya. Komunikasi yang berlangsung dapat menggunakan bahasa formal dan non formal.

2. Mewujudkan Seni (Sastra).

Bahasa yang dapat dipakai untuk mengungkapkan perasaan melalui media seni, seperti syair, puisi, prosa dll. Terkadang bahasa yang digunakan yang memiliki makna denotasi atau makna yang tersirat. Dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang mendalam agar bisa mengetahui makna yang ingin disampaikan.

3. Mempelajari bahasa- bahasa kuno.

Dengan mempelajari bahasa kuno, akan dapat mengetahui peristiwa atau kejadian dimasa lampau. Untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi kembali dimasa yang akan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentang latar belakang dari suatu hal. Misalnya untuk mengetahui asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah kuno atau penemuan prasasti-prasasti.

4. Mengeksploitasi IPTEK.

Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia, serta akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan kepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia akan selalu didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergunakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri.

KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sangat penting yang tercantum didalam :

1. Ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 dengan bunyi, “ Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.

2. Undang- Undang Dasar RI 1945 Bab XV (Bendera, Bahasa, dan lambing Negara, serta Lagu Kebangsaan) Pasal 36 menyatakan bahwa “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”.

Maka kedudukan bahasa Indonesia sebagai :

1. Bahasa Nasional

Kedudukannya berada diatas bahasa- bahasa daerah. Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975 menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :

· Lambang kebanggaan Nasional.

Sebagai lambang kebanggaan Nasional bahasa Indonesia memancarkan nilai- nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. Dengan keluhuran nilai yang dicerminkan bangsa Indonesia, kita harus bangga, menjunjung dan mempertahankannya. Sebagai realisasi kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, harus memakainya tanpa ada rasa rendah diri, malu, dan acuh tak acuh. Kita harus bangga memakainya dengan memelihara dan mengembangkannya.

· Lambang Identitas Nasional.

Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia merupakan lambang bangsa Indonesia. Berarti bahasa Indonesia akan dapat mengetahui identitas seseorang, yaitu sifat, tingkah laku, dan watak sebagai bangsa Indonesia. Kita harus menjaganya jangan sampai ciri kepribadian kita tidak tercermin di dalamnya. Jangan sampai bahasa Indonesia tidak menunjukkan gambaran bangsa Indonesia yang sebenarnya.

· Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya.

Dengan fungsi ini memungkinkan masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbeda-beda bahasanya dapat menyatu dan bersatu dalam kebangsaan, cita-cita, dan rasa nasib yang sama. Dengan bahasa Indonesia, bangsa Indonesia merasa aman dan serasi hidupnya, karena mereka tidak merasa bersaing dan tidak merasa lagi ‘dijajah’ oleh masyarakat suku lain. Karena dengan adanya kenyataan bahwa dengan menggunakan bahasa Indonesia, identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih tercermin dalam bahasa daerah masing-masing. Kedudukan dan fungsi bahasa daerah masih tegar dan tidak bergoyah sedikit pun. Bahkan, bahasa daerah diharapkan dapat memperkaya khazanah bahasa Indonesia.

· Alat penghubung antarbudaya antardaerah.

Manfaat bahasa Indonesia dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa Indonesia seseorang dapat saling berhubungan untuk segala aspek kehidupan. Bagi pemerintah, segala kebijakan dan strategi yang berhubungan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan kemanan mudah diinformasikan kepada warga. Apabila arus informasi antarmanusia meningkat berarti akan mempercepat peningkatan pengetahuan seseorang. Apabila pengetahuan seseorang meningkat berarti tujuan pembangunan akan cepat tercapai.

2. Bahasa Negara (Bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Dalam Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 s.d. 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia befungsi sebagai :

· Bahasa resmi kenegaraan.

Bukti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan adalah digunakannya bahasa Indonesia dalam naskah proklamasi kemerdekaan RI 1945. Mulai saat itu bahasa Indonesia digunakan dalam segala upacara, peristiwa serta kegiatan kenegaraan.

· Bahasa pengantar resmi dilembaga-lembaga pendidikan.

Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, materi pelajaran ynag berbentuk media cetak hendaknya juga berbahasa Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan menerjemahkan buku-buku yang berbahasa asing. Apabila hal ini dilakukan, sangat membantu peningkatan perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknolologi (iptek).

· Bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.

Bahasa Indonesia dipakai dalam hubungan antarbadan pemerintah dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu hendaknya diadakan penyeragaman sistem administrasi dan mutu media komunikasi massa. Tujuan penyeragaman dan peningkatan mutu tersebut agar isi atau pesan yang disampaikan dapat dengan cepat dan tepat diterima oleh masyarakat.

· Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.

Kebudayaan nasional yang beragam yang berasal dari masyarakat Indonesia yang beragam pula. Dalam penyebarluasan ilmu dan teknologi modern agar jangkauan pemakaiannya lebih luas, penyebaran ilmu dan teknologi, baik melalui buku-buku pelajaran, buku-buku populer, majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lain, hendaknya menggunakan bahasa Indonesia. Pelaksanaan ini mempunyai hubungan timbal-balik dengan fungsinya sebagai bahasa ilmu yang dirintis lewat lembaga-lembaga pendidikan, khususnya di perguruan tinggi.

Tugas 2 – Etika & Profesionalisme TSI

Soal :

  1. Jelaskan apa motif/modus penyalahgunaan pemanfaatan teknologi informasi sehingga muncul gangguan atau kerugian dari pihak yang memanfaatkan teknologi informasi !
  2.  Untuk mengatasi ganguan yang muncul pada pemanfaatan teknologi informasi hal-hal apa saja yang harus dilakukan ? Jelaskan !
  3. Apa fungsi undang-undang atau dasar hukum dalam teknologi informasi ? Jelaskan!

Jawaban :

Ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu ancaman aktif dan ancaman pasif.

a)  Ancaman aktif, mencakup :
• Kecurangan
• kejahatan terhadap computer

b)  Ancaman pasif, mencakup:
• kegagalan system
• kesalahan manusia
• bencana alam.

Saat ini ancaman tertinggi pada tehnologi sistim informasi adalah penyalahgunaan tehnologi tersebut pada kriminalitas atau cyber crime, misalnya:

  • Unauthorized Access to Computer System and Service :

Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam sistem jaringan komputer tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukannya hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi Internet/intranet.

  • Illegal Contents

Kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah dan sebagainya.

  • Data Forgery

Kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui Internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredit yang dapat saja disalah gunakan.

  • Cyber Espionage

Kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data pentingnya (data base) tersimpan dalam suatu sistem yang computerized (tersambung dalam jaringan komputer).

  • Cyber Sabotage and Extortion

Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan Internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku.

  • Offense against Intellectual Property

Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di Internet. Sebagai contoh, peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di Internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.

  • Infringements of Privacy

Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.

 

2. Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk mengatasi gangguan :

1)      Pengendalian akses.
Pengendalian akses dapat dicapai dengan tiga langkah, yaitu:

  1. Identifikasi pemakai (user identification).


Mula-mula pemakai mengidentifikasikan dirinya sendiri dengan menyediakan sesuatu yang diketahuinya, seperti kata sandi atau password. Identifikasi tersebut dapat mencakup lokasi pemakai, seperti titik masuk jaringan dan hak akses telepon.

  1. Pembuktian keaslian pemakai (user authentication).


Setelah melewati identifikasi pertama, pemakai dapat membuktikan hak akses dengan menyediakan sesuatu yang ia punya, seperti kartu id (smart card, token dan identification chip), tanda tangan, suara atau pola ucapan.

  1. Otorisasi pemakai (user authorization).


Setelah melewati pemeriksaan identifikasi dan pembuktian keaslian, maka orang tersebut dapat diberi hak wewenang untuk mengakses dan melakukan perubahan dari suatu file atau data.

2)      Memantau adanya serangan pada sistem.


Sistem pemantau (monitoring system) digunakan untuk mengetahui adanya penyusup yang masuk kedalam sistem (intruder) atau adanya serangan (attack) dari hacker. sistem ini biasa disebut “intruder detection system” (IDS). Sistem ini dapat memberitahu admin melalui e-mail atau melalui mekanisme lain. Terdapat berbagai cara untuk memantau adanya penyusup. Ada yang bersifat aktif dan pasif. IDS cara yang pasif misalnya dengan melakukan pemantauan pada logfile.

3)      Penggunaan enkripsi.


Salah satau mekanisme untuk meningkatkan keamanan sistem yaitu dengan menggunakan teknologi enkripsi data. Data-data yang dikirimkan diubah sedemikian rupa sehingga tidak mudah diketahui oleh orang lain yang tidak berhak.

Fungsi undang-undang atau dasar hukum dalam teknologi informasi  :

Fungsi undang – undang dalam teknologi informasi adalah, alat pengamanan pemerintah atau bentuk bantuan pemerintah terhadap diri kita terhadap masalah – masalah dalam penyalahgunaan teknologi informasi, serta sebagai alat untuk menjerat orang – orang yang tidak bertanggung jawab dalam teknologi informasi dalam dasar hukum dan sebagai efek jera agar tidak melakukan hal yang merugikan bagi orang lain.

Tugas 1 – Etika & Profesionalisme TSI

1. Apa yang dimaksud dengan etika pada Teknologi Sistem Informasi, jelaskan menurut pendapat anda?

2. Jelaskan etika yang harus dilakukan oleh :

  • Pengguna Teknologi Sistem Informasi
  • Pengelola Teknologi Sistem Informasi
  • Pembuat Teknologi Sistem Informasi

3. Sebutkan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang etika dalam Teknologi Sistem Informasi !

Jawaban

1. Etika adalah Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Jadi Etika dalam Teknologi Sistem Informasi merupakan perilaku yang baik/pantas yang seharusnya dimiliki oleh setiap subyek dalam dunia teknologi informasi.

2. a. Pengguna Teknologi Sistem Informasi

Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika.
Yang sangat berperan dalam pengguna TSI para Pekerja dibidang teknologi informasi terbagi menjadi 3 kelompok,sistem analis,orang yang bergelut dengan perangkat keras,orang yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi

2. b. Pengelola Teknologi Sistem Informasi

Dalam era kini, informasi dipandang sebagai aset atau sumber yang setara dengan sumber-sumber lain dan juga mempunyai kekhususan persoalan dan pengelolaannya, sehingga diperlukan suatu manajemen khusus yaitu sistem manajemen informasi dengan pengelolanya yang khusus yaitu manajer informasi. Teknologi Informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia.

2. c. Pembuat Teknologi Sistem Informasi

Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja. Kita mempunyai tanggung jawab manajerial. Kita harus menerima tanggung jawab secara etis seiring dengan aktivitas pekerjaan. Hal itu termasuk melaksanakan peran kita dengan baik sebagai suatu sumber daya manusia yang penting di dalam sistem bisnis dalam organisasi. Sebagai seorang manajer atau pebisnis profesional, akan jadi tanggung jawab kita untuk membuat keputusan-keputusan tentang aktivitas bisnis dan penggunaan teknologi informasi, yang mungkin mempunyai suatu dimensi etis yang harus dipertimbangkan.

3. Etika dalam Teknologi Informasi

  • Etika dalam mengambil informasi dari situs apapun yang ingin di tampilkan kembali di situs yang kita kelola. Etika ini berupa penulisan sumber referensi dari informasi dengan lengkap dan jelas.
  • Etika dalam berkomentar dalam dunia internet seperti di jejaring sosial, komunitas, blog, dan lainnya. Etika ini berupa bahasa yang sopan dan tidak merendahkan isu SARA.
  • Etika dalam menulis dalam dunia internet. Etika ini berupa bahasa yang sopan, tidak merendahkan isu SARA, menandung kebenaran, tidak memfitnah, dan berdampak baik bagi pembacanya.

Pengantar Telematika 2

1. Jelaskan tentang perkembangan jaringan computer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika !

Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses
yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal- terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN. Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.

2. Jelaskan tentang keuntungan dan kerugian

  • Teknologi peer-to-peer
  • Teknologi client-server

Keuntungan Jaringan Peer To Peer

  1. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
  2. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
  3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kerugian Jaringan Peer To Peer

  1. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
  2. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
  3. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing-masing fasilitas yang dimiliki.
  4. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut.

Keuntungan Client-Server

  1. Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
  2. Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
  3. Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit.
  4. Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.

Kerugian Client-Server

  1. Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
  2. Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
  3. Kelangsungan jaringan bergantung pada server, bila jaringan pada server terganggu, maka semua akan ikut terganggu.

3. Jelaskan tentang perkembangan teknologi wireless yang meliputi hardware, sistem operasi dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat wireless !

Algoritma penjadualan (scheduling algorithm). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepada Kualitas Layanan (Quality of Service) yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada WiMax, dimana digunakan algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat garansi untuk memperoleh sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya. Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d. 66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax) dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang menggunakan OFDM 256 sub-carriers. Penggunaan OFDM yang baru ini memberikan keuntungan dalam hal cakupang, instalasi, konsumsi daya, penggunaan frekuensi dan efisiensi pita frekuensi. WiMax yang menggunakan standar 802.16e memiliki kemampuan hand over atau hand off, sebagaimana layaknya pada komunikasi selular. Banyaknya institusi yang tertarik atas standar 802.16d dan .16e karena standar ini menggunakan frekuensi yang lebih rendah sehingga lebih baik terhadap redaman dan dengan demikian memiliki daya penetrasi yang lebih baik di dalam gedung. Pada saat ini, sudah ada jaringan yang secara komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai dengan standar 802.162. Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight (LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga, perlu digunakan sinyal mulijalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n. Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS. Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless. komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai dengan standar 802.162. Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight (LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga, perlu digunakan sinyal mulijalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n. Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS. Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.

Jurnal : “Proses Perekrutan Seleksi Pegawai”

Halaman Pertama
Istilah  :
1.    Deskriptif :bersifat deskripsi; bersifat menggambarkan apa adanya.
2.    Out Sourcing : Proses perekrutan pegawai dengan menggunakan pihak ketiga.
3.    Criteria : ukuran yg menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu.
4.    Rekruitment : pengerahan tentang masalah tenaga kerja.
5.    Konsekuen : sesuai dng apa yg telah dikatakan atau diperbuat.
6.    Diskriminasi : pembedaan perlakuan thd sesama warga negara (berdasarkan warna kulit, golongan, suku, ekonomi, agama, dsb).
7.    Senioritas : keadaan lebih tinggi dl pangkat, pengalaman, dan usia.
8.    Open House : proses perekrutan yang bersifat terbuka untuk umum
9.    Konsultan : ahli yg tugasnya memberi petunjuk, pertimbangan, atau nasihat dalam suatu kegiatan

Menurut kami terdapat beberapa pilihan kata yang kurang cocok digunakan dalam artikel ini

Abstrak :

  1. Adalah : kata adalah seharusnya dipakai untuk mendefiniskan sesuatu, tapi kata “adalah” disini diapakai sebagai penghubung untuk tujuan  menjelaskan tujuan dari “proses perekrutan seleksi pegawai”.
  2. Deskriftif : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia seharusnya ditulis Deskriptif.

Pendahuluan
1.    Energy : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia seharusnya ditulis “Energi”.
2.    Criteria : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia seharusnya ditulis “Kriteria”.
3.    Rekruitmen : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia seharusnya ditulis “Rekrutmen”.
4.    Negative : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia seharusnya ditulis “Negatif”.
5.    Dipindahtugaskan : Seharusnya memakai tanda spasi.
6.    “Adalah :” “: tidak perlu menggunaka tanda titik dua karena sudah menggunakan kata adalah.
7.    Si pelamar : tidak tepat menggunakan kata sandang.
8.    ke-2 : seharusnya ditulis “kedua” karena menunjukan kalimat aktif

Halaman kedua
Istilah  :
•    Subjektivitas : mengenai atau menurut pandangan (perasaan) sendiri, tidak langsung mengenai pokok atau halnya.
•    Referensi : sumber acuan (rujukan, petunjuk)
•    supervisor : pengawas utama; pengontrol utama.
•    Kriteria : ukuran yg menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu.
•    Faktor : yg ikut menyebabkan (mempengaruhi) terjadinya sesuatu.
•    Manajer : orang yg mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran
•    Representatif :  dapat (cakap, tepat) mewakili; sesuai dng fungsinya sbg wakil.
•    Headhunter : jasa pencari tenaga kerja
•    online : terhubung dengan jaringan internet
•    website : situs di internet

Menurut kami terdapat beberapa pilihan kata yang kurang cocok digunakan dalam artikel ini

•    Criteria : seharusnya Kriteria
•    Factor : seharusnya faktor.
•    Template : bukan bahasa indonesia, seharusnya contoh
•    manager : seharusnya manajer
•    Representativ : seharusnya Representatif
•    curiculum vitae : seharusnya daftar riwayat hidup

Halaman ketiga

Point 4. Pemeriksaan referensi. ? seharusnya ada tanda titik
Point 5. Evaluasi medis (tes kesehatan). ? seharusnya ada tanda titik
Point 6. Wawancara oleh penyelia (supervisor). ? seharusnya ada tanda titik
Point 7. Keputusan penerimaan. ? seharusnya ada tanda titik

Metode Penelitian
•    Alinea 1, kalimat pertama.
Objek penelitian ini adalah PT. ALFA TRANS JAYA, dengan menggunakan data primer yang diperoleh  dengan cara studi lapangan maupun wawancara langsung dengan bagian terkait.
•    kalimat diatas seharusnya ditulis tanpa koma, atau ditambahkan menjadi …TRANS JAYA, penelitian ini dilakukan dengan…
•    Penulisan kata ’criteria’ seharusnya menggunakan bahasa indonesia saja menjadi ’kriteria’.
•    Alinea 1, kalimat kedua
Seharusnya menjadi ? Data tersebut meliputi kriteria calon pegawai yang akan melamar, kriteria seleksi,  dan perekrutan pegawai.
•    Alinea 1, kalimat ketiga
dengan cara menguraikan, ? seharusnya tanpa koma
sesuai kenyataan yang ada pada perusahaan, ? seharusnya tanpa koma

Proses perekrutan

•    Alinea 1
dengan beberapa cara, yaitu: ? ’dengan’ dapat diganti dengan ’melalui’
•    Setiap point sebaiknya diakhiri dengan tanda titik.
•    Point 7, alinea ke 2
seharusnya menjadi ? Proses perekrutan pegawai pada PT ALFA TRANS JAYA digambarkan sebagai berikut:
•    Point 7, alinea 3, baris 1
kata ’maka’ digunakan untuk sebab akibat.
Dalam mengadakan perekrutan, maka manajer.. ? kata ’maka’ tidak perlu
•    Point 7, alinea 3, baris 5
untuk mengususlkan perekrutan staff. Dan bila disetujui maka… ? dan adalah konjungsi, tidak boleh    digunakan setelah tanda titik. ’Dan bila disetujui…’ sebainya diganti ’ …untuk mengusulkan perekrutan staff, apabila disetujui maka…’
•    Terlalu banyak kata ’dan’.
•    Sebaiknya kata ’HR dan MP’ diganti dengan ’HR&MP’
•    Point 7, alinea 3, baris 6
Seharusnya ? …maka departemen HR&MP akan mengidentifikasikan permintaan staff, membentuk spesifikasi pekerjaan dan membuat formulir kualifikasi, kemudian membagi dua yaitu…
•    Point 7, alinea 3, baris 15
secara internal dengan portal perusahaan. (dapat diganti dengan ’melalui’)
•    Point 7, alinea 3, baris 20
Seharusnya ? …melalui koran, website, dan agen perekrutan. (menambahkan kata ’dan’)
•    Point 7, alinea 4, baris 9
Seharusnya ? …ditentukan perusahaan, kemudian bagi calon pegawai yang lulus tes kesehatan maka divisi HRD akan menawarkan…
•    Point 7, alinea 5, baris 4
Seharusnya ? …calon pelamar yang penuhi persyaratan… (seharusnya ’memenuhi’)
•    ’calon pelamar’ seharusnya diganti menjadi ’pelamar’ atau ’calon pegawai’
•    Point 7, alinea 5, baris 7
berlayar di laut. Dan setelah berkas diterima.. (tak perlu menggunakan kata ’dan’)
•    Point 7, alinea 5, baris 8
Seharusnya ? ..setelah berkas diterima, maka calon pegawai akan melakukan…
•    Terlalu banyak kata ’maka’
•    Point 7, alinea 5, baris 10
tes psikologi. Jika lolos akan melakukan tes kesehatan.
Seharusnya ? …tes psikologi, kemudian pelamar yang lolos akan melakukan tes kesehatan.
•    Point 7, alinea 5, baris 12
kesehatan, maka calon akan ditawarkan verifikasi dokumen… (tidak perlu menggunakan kata ’maka’)
•    Point 7, alinea 5, baris 17
PT Alfa Trans Raya. Dan secara berkala…
Seharusnya ?    …PT Alfa Trans Raya, kemudian secara berkala…
•    Point 7, alinea 5, baris 18
Seharusnya ? Setelah itu barulah pelaut ditugaskan,

Halaman Ke  4
Istilah :
kandidat : Calon
Internal : menyangkut bagian dalam
External : menyangkut bagian luar
Spesifikasi : perincian

pada line 1 di paragraph PENUTUP
Berdasarkan pada Pembahasan di atas  : Berdasarkan Pembahasan di atas
pada line 15 di paragraph PENUTUP
Barulah pelamar : Barulah diganti dengan kata Kemudian
pada line 17 di paragraph PENUTUP
jika lolos barulah si pelamar akan diwawancara : dihilangkan kalimat barulah

Kesimpulan :
Jurnal ini membahas tentang Proses Perekrutan Dan Seleksi Pegawai di PT. Alfa Trans Raya.
dalam jurnal ini isinya di tekankan terhadap prosedur dari seleksi kepegawaian tersebut yang dimulai dari penerimaan pendahuluan untuk mendapatkan kesan pertama tentang si pelamar melalui pengamatan penampilan, kedua dilakukan tes penerimaan yang berupa tes pengetahuan dasar, tes psikologi, tes pelaksanaan pekerjaan untuk mengetahui cocok tidaknya sii pelamar dengan pekerjaan yang di tawarkan ketiga melakukan seleksi wawancara secara formal agar lebih mengetahui karakter si pelamar kerja, keempat pemeriksaan referensi untuk melihat pengalaman pendidikan serta pekerjaan kelima tes medis untuk menjamin pelamar berada dalam kondisi yang baik selanjutnya dilakukan wawancara oleh supervisor, supervisor akan memberikan pertanyaan pertanyaan keapda pelamar tentang pekerjaan yang akan di lakukan kemudian yang terakhir adalah keputusan penerimaan jika si pelamar memenuhi seluruh persyaratan maka si pelamar akan diterima di perusahaan.
Proses Perekrutan dilakukan dengan beberapa cara atau usaha seperti melalui Internal alfa trans raya (Internal Perusahaan) ,  Media cetak, Headhunter, Internet, Universita, Referensi, Outsourcing, dan lain lain.
Proses perekrutan ini di lakukan oleh Manager HRD yang di bantu oleh para staf baik dari internal maupun eksternal dengan menguraikan strategi perekrutan karyawan agar tersaring karyawan karyawan yang berpotensi untuk mengembangkan perusahaan.

Kekuatan Daya Pikir

Steve Jobs sudah menginggalkan kita semua. Kepergiannya diiringi derasnya komentar, mulai dari Presiden Obama, bahkan para kopetitor, mengenai kehebatan cara berfikir serta kapasitas inovasinya. Tidak ada yang menyangkal bahwa Jobs adalah seorang jenius yang sulit tergantikan dan melegenda.

Berbagai bentuk kecanggihan teknologi computer dan gadget yang dulu sama sekali tidak pernah kita bayangkan, nyatanya bisa terwujud dan kita nikmati berkat kejeniusan dan ketajaman pemikirannya. Sedikit banyak, tentu kita berdecak kagum dan tergelitik oleh daya piker serta spirit inovasi yang ia tunjukan. Mampukah kita juga menghidupkan spirit inovasi yang ia tunjukan. Mampukah kita juga menghidupkan spirit inovasi pada diri kita, sehingga kita pun senantiasa bisa member nilai tambah pada tim kerja, lingkungan, dan bangsa kita?

Di beberapa perusahaan, seperti Apple, kreativitas membuat perusahaan menjadi superkaya karena nilai kreasinya. “ini 1996 Aplle was in debt of 650 milion usd, and now they have more cash than the US treasury of 76.4 billion usd”. Kita tentu bertanya-tanya, apakah Steve Jobs melakukan penciptaan ide secara “solo” alias sendirinya? Hal ini dijawab oleh seorang ahli manajemen, Scott Black. Ia berkomentar, “The key thing is, this guy is a genius not onlu at design, but also at tapping into an idea before anyone else.” Jadi, khambatan Steve Jobs adalah bagaimana ia memetik buah pemikiran orang lain, kemudian mengolah dan meramunya mejadi ide yang brilian. Ini tentu kabar baik untuk kita semua karena ternyata semua inovasi dan hasil pemikirannya yang hebat, berasal dari sekelompok orang di perusahaan. Donald Blohowik, penulis buku “How To Lead Your Staff To Think Like Einstein, Create Like da Vinci and Invent Like Edison”, mengingatkan kita bahwa asset perusahaan yang paling penting adalah otak atau pemikiran yang ada di kepala setiap individu. Namun, betapa sering kita tidak mempertanyakan apakah setiap otak di perusahaan itu sudah dioptimalkan?

Kita pasti menyadari bahwa usaha untuk menumbuhkan kreativitas di perusahaan memang bukan tanpa hambatan. Ketika ada usulan menggantikan praktik lama ke cara baru, pernahkah kita mengatakan, “kita tidak pernah melakukan cara seperti itu sebelumnya…”. Donald Blohowiak menggambarkan keadaan itu sebagai fenomena “idea Inertia”, yang memikirkan dalam kondisi mati suri di perusahaan. Pernahkan kita merasa seolah tidak bisa melihat jalan keluar dari permasalahan yang sedang kita hadapi? Bila ini terjadi kita juga perlu mengevaluasi apakah birokrasi dan sistem di perusahaan menghambat tumbuhnya kreativitas. Bila kita setuju bahwa kreativitas merupakan jawaban “adding value” bagi perusahaan, berbagai hambatan berfikir bebas itu perlu kita benahi.

Berfikir Mendalam

Beberapa waktu lalu, banyak perusahaan mematikan jaringan internet atau menghalangi  karyawan untuk browsing. Akses internet dikhawatirkan akan membuat karyawan sibuk dengan kegiatan yang tidak terkait dengan pekerjaan dan kehilangan focus dalam bekerja. Namun, kecanggihan teknologi memang tidak bisa dihalangi. Melalui gadget-nya, kini individu sudah terbiasa mencari informasi lewat Google, belanja online atau memesan tiket murah lewat internet. Menyadari bahwa internet juga merupakan gudang ilmu dan sekaligus sumber untuk menemukan berbagai solusi, banyak perusahaan sekarang berbalik mendorong karyawan memanfaatkan internet untuk berbagai kebutuhan kerja. Perusahaan sendiri pun kini terus mencari cara untuk mengoptimalkan dan mengefisienkan proses kerja secara online, baik pencatatan progress kerja, penerimaan order, penerimaan surat lamaran, psikotes, maupun penilaian karyawan. Jika derasnya informasi dan kecanggihan sistem  internet ini tidak bisa kita bending, kita tentu berstrategi dan menyiasati untuk mengoptimalkan keuntungan dari informasi tersebut, memaksimalkan dampak positif yang dapat kita dapatkan.

Kita tahu beberapa perusahaan sudah tidak menggalakan perpustakaanya lagi, mengigat informasi yang lebih terkini mengenai segala macam pengetahuan yang dibutuhkan ada di internet. Tidak sedikit perusahaan yang mengelola “knowledge management”  untuk mengambil manfaat dari informasi dan ilmu yang ada. Kita tak bisa menutup mata bahwa banyaknya infomasi yang tersedia dari internet malah terkadang dalam. Sering kali informasi yang diunduh masih mnetah dan sebatas apa yang diperluakan saja. JIka ingin mendapat manfaat dari internet, kita perlu memikirkan juga seberapa seriuskah kita memfasilitasi dan mendorong individu “insight”,  pemahaman, focus, dan penilaian yang lebih dalam?

Ajak Individu Berpikir

Semua orang tahu bahwa “thinking is the core of most professional work”. Namun, berapa sering kita mengalami kegiatan brainstorming  direspons oleh anggota tim secara sopan, tetapi tidak melahirkan terobosan yang berdampak.kita tahu bahwa setiap individu, selain memiliki pemikiran juga pasti menganut nilai dan keyakinan tertentu. Kebutuhan individu pun berbeda, sehingga pikiran setiap individu berbeda. Bila ingin memahami individu, kita juga perlu mendalami persepsi dan cara berpikir setiap orang. Kepandaian Steve Jobs justru pada menemukan esensi dari bagaimana para anggota timnya “melihat” suatu gejala. Justru dari keberbedaan persepsi inilah kita bisa mengintegrasikan beberapa pemikiran baru ke dalam solusi dan terobosan berpikir.

Bila para profesional tidak “ditagih” pemikirannya dan tidak diminta untuk mengendapkan semua pengetahuannya, berpikir, menganalisis, dan mengelurakan beberapa ide, sering kali daya pikira yang ada tidak membuahkan hasil apa pun. Betaparuginya bila pengetahuan dan informasi yang ditemukan agar menjadi informasi yang relevan buat perusahaan dan bila digunakan serta diimplementasikan. Tantangan kita adalah membangun kebiasaan yang membawa tim ke dalam rasa ingin tahu terus – menerus dan menjadikan kegiatan berpikir sebagai gaya hidup. Saat ini terjadi seolah akan tercipta doronga untuk menantang status quo dan mendobrak batasan batasan lama yangsudah basi.

Tentukan diksi (pilihan kata) dan analisis diksi tersebut

KOMPAS KALSIKA (Sabtu, 8 Oktober 2011)

Artikel “KEKUATAN DAYA PIKIR”

Istilah  :

Gadget  = Perangkat kecil berteknologi canggih
Kompetitor  = Saingan
Apple   = Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang IT
Browsing   = Mencari informas di internet
Online  = Berjelajah di internet
Brain Storming  = team pemecah masalah
Google  = Mesin Pencari
Status Quo  = Keaadaan yang statis
 

Menurut kami terdapat beberapa pilihan kata yang kurang cocok digunakan dalam artikel ini

  1. , Nyatanya” yang seharusnya tanpa koma menjadi “Nyatanya”
  2. Sedikit banyak,”  yang seharusnya “Kurang lebih”
  3. Kita pun” yang seharusnya Kita juga
  4. Kreasinya.”  yang seharusnya tanpa tanda baca titik
  5. Jadi,” yang seharusnya tanpa tanda baca koma
  6. Adalah pada bagaimana” yang seharusnya tanpa kata “pada”
  7. Orang lain, kemudian”  yang seharusnya “orang lain kemudian
  8. Hebat,” yang seharusnya tanpa tanda baca koma
  9. Namun,”  yang seharusnya tanpa tanda baca koma
  10. Yang pemikiran dalam kondisi” yang seharusnya “Yang pemikirannya dalam kondisi”
  11. Menggalakkan” yang seharusnya “mengharuskan”
  12. Lebih terkini” yang seharusnya “sekarang”
  13. Yang lebih dalam ?” yang seharusnya tanpa tanda Tanya (bukan pertanyaan)
  14. Secara spontan,” tapi yang seharusnya Tanpa tanda koma
  15. Berbeda, sehingga” yang seharusnya tanpa tanda koma
  16. “Melihat”” yang seharusnya tidak perlu menggunakan kutip dua
  17. Keberbedaan” yang seharusnya “Perbedaan”
  18. Buat” yang seharusnya “untuk”
  19. Dan bisa” yang seharusnya “dan dapat“
  20. Ingin tahu terus” – menerus yang seharusnya “Ingin tahu yang besar”
  21. .Saat ini terjadi” yang seharusnya menggunakan tanda koma
  22. Sudah basi” yang seharusnya sudah tidak terpakai

Kelebihan dan Kekurangan artikel ini:

Artikel ini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dalam lingkup dunia komputer

Kelebihan dan Kekurangan Ubuntu

Kelebihan Ubuntu :

3D Interface

Salah satu hal yang dibanggakan oleh Microsoft pada Windows Vista adalah interface barunya, Aero. Sayangnya, Aero dapat membuat komputer yang berspesifikasi tinggi berjalan lambat. Laptop dengan memori 2 GB pun akan terasa lambat. Ini disebabkan Windows Vista menuntut spesifikasi hardware yang tinggi.

Sebetulnya sebelum Windows Vista di rilis, Ubuntu telah mampu menampilkan interface 3D. Pada versi Ubuntu 7.04, banyak orang yang mengatakan bahwa interface Ubuntu (Beryl) justru lebih menawan daripada Aero – dan hanya membutuhkan spesifikasi komputer yang tidak terlalu tinggi.

Kompatibilas

Ubuntu kompatibel dengan hampir semua perangkat keras terbaru. Untuk mendapatkan daftar lengkap mengenai hardware apa saja yang telah didukung oleh Ubuntu, silahkan kunjungi alamat https://wiki.ubuntu.com/HardwareSupport. Pada halaman tersebut, anda dapat melihat tabel yang berisi data kompatibilitas suatu hardware terhadap Ubuntu.

Banyak orang yang terkejut ketika menemukan bahwa Ubuntu dapat menemukan semua perangkat keras yang ada dikomputer mereka secara otomatis dan mengkonfigurasinya sehingga siap pakai. Bahkan berbagai W-LAN ccard, yang biasanya jarang dikenali, kini sudah terdeteksi secara otomatis. Dengan update yang tergolong cepat, Ubuntu siap untuk mendukung hardware-hardware baru yang ada di pasaran. Patch kecil yang disediakan secara berkala baik secara resmi maupun dari pihak ketiga akan selalu disediakan untuk membantu kompatibilitas Ubuntu dengan hardware terkini.

Kemudahan Migrasi

Sejak versi Ubuntu 7.04, Ubuntu sudah menyertakan Migration Tool. Feature ini sudah menjadi tool default. Utility akan membantu anda dalam memindahkan data anda dari Windows ke Ubuntu dengan sangat mudah.

Selain itu, Ubuntu juga memberikan website khusus dengan alamat https://help.ubuntu.com/community/SwitchingToUbuntu. Di halaman ini tertera artikel yang membantu anda dalam melakukan migrasi, baik dari Windows Mac OS, maupun dari distro Linux lainnya. Pada halaman ini, anda juga dapat melihat aplikasi-aplikasi padanan di Ubuntu untuk aplikasi populer yang biasa digunakan di Windows dan Mac OS.

Advance Linux

Walaupun sederhana pada awalnya, Ubuntu juga dapat dikonfigurasikan menjadi sangat canggih. Dalam proses instalasi suatu program, Ubuntu memiliki sedikit perbedaan dibandingkan Windows. Ubuntu, seperti Debian, menggunakan package management system berbasis ‘Apt’ (Advance Packaging Tool). Apt merupakan sistem manajemen paket yang memudahkan pengguna dalam mengelola suatu software. Apt akan melakukan otomatisasi dalam pengabilan, kofigurasi, serta instalasi dari suatu paket software.

Pada umumnya, paket-paket software pada Ubuntu diambil dari suatu wadah penyedia software yang dinamakan “Repository”. Pada umumnya, Repository Ubuntu berisi pustaka software yang disediakan pada suatu server tertentu Untuk elakukan instalasi, Apt akan mendownload file yang dibutuhkan dari suatu repository, mengkonfigurasikannya sesuai sistem, lalu meng-install-nya pada komputer pengguna. Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu repot lagi dalam meng-install sebuah software yang diinginkannya. Otomatisasi ini yang menjadi salah satu daya tarik Ubuntu.

Bagi yang familiar dengan SUS (Software Update Service) dan WSUS (Windows Software Update Service) dari Microsoft, Apt memiliki nyaris semua kemampuan SUS – dan lebih banyak lagi. Tidak itu saja, Apt telah ada jauh sebelum SUS sehingga telah terbukti sangat reliable dan efisien.

Untuk perawatan server dan desktop dalam jumlah besar, Apt sangat membantu menghemat waktu dan tenaga anda. Proses administrasi yang user-friendly akan meringankan beban seorang IT Support dalam mengelola komputer berbasis Ubuntu.

Dengan puluhan ribu pustaka softwaregratis yang tersedia di repository-nya, dan berbasiskan distro Debian yang sangat fleksibel, Ubuntu siap menjadi apa saja yang anda inginkan. Multimedia studio, advance Unix server, central server computing, render farm, develoment workstation, dan lain-lainnya, kemungkinan besar Ubuntu dapat melakukannya. Bahkan Google pun menggunakan Ubuntu di kantornya.

Mudah Didapatkan

Ubuntu bisa didapatkan dengan berbagai cara. Anda bisa men-download-nya langsung dari berbagai lokasi di seluruh dunia (termasuk Indonesia), memesan secara gratis melalui http://shipit.com, atau memesan dari berbagai distributor Linux di Indonesia. Untuk lebih detailnya silahkan baca pada boks “Website Ubuntu”.

Less Is More

Kelebihan Ubuntu yang terbesar justru adalah kesederhanaannya. Pada suatu perusahaan pernah dilakukan sebuah eksperimmen: satu lantai kantor dimigrasikan ke Ubuntu pada hari Minggu secara diam-diam. Hari Senin pagi, staf kantor di lantai tersebut menemukan bahwa komputer mereka telah berubah dari Windows menjadi Ubuntu semua.

Tim dari departemen IT yang sebetulnya telah siap sedia untuk membantu mereka menjadi terkejut ketika ternyata telpon mereka tidak berdering. Lebih terkejut lagi ketika menemukan bahwa para staf tersebut telah kembali bekerja seperti biasa!

Ini adalah kesaksian luar biasa terhadap feature user-friendliness dari Ubuntu. Bayangkan, pengguna komputer yang awam dapat terus bekerja dengan Ubuntu dalam waktu singkat, setelah selama bertahun-tahun hanya menggunakan sistem operasi Windows.

Bahkan, mereka justru lebih senang dan nyaman karena kini mereka tidak lagi mengalami masalah yang disebabkan oleh virus dan spyware. Kini, mereka dapat mengerjakan pekerjaan mereka dengan tenang tanpa gangguan lagi.

Spec Hardware Yang Ramah

Sistem Operasi Ubuntu ini merupakan salah satu OS yang tidak membutuh spesifikasi hardware yang tinggi. Coba anda bandingkan dengan OS buatan Microsoft dengan spesifikasi hardware yang sama atau lebih, Ubuntu ini akan terasa ringan dipakai sehingga meminimalisir Hang atau Crash, dan tidak perlu dipusingkan dengan menunggu pada saat awal bootingnya dengan start up seperti keluarga windows.

 

Kekekurangan Ubuntu :

Fitur Standard

Setelah proses instalasi selesai, sistem operasi ubuntu tidak sepenuhnya bisa dipakai langsung oleh pengguna. Dalam pemakaiannya ada beberapa fitur yang harus kita tambahkan sendiri setelah proses instalasi, seperti saat pengguna akan memutar mp3 file, untuk menjalankan file tersebut sang pengguna harus menambahkan plugin untuk mp3 tersebut. Namun jika ingin di install secara offline, anda harus mempunyai CD/DVD Repository yang berisi segala kebutuhan yang terdapat di dalamnya.

Koneksi Internet

Dalam penginstalan software – software tambahan dan pluginnya, ubuntu sangat memerlukan koneksi internet. Ubuntu yang telah kita install terhubung dengan mirror untuk installasi tambahan, update dsb. Pada saat kita akan menambahkan aplikasi kedalamnya melalui Synaptic Package Manager, atau install manual melalui Terminal, kita akan melewati mirror site yang terdaftar di OS tersebut, kemudian didownloadlah aplikasi tersebut.

Tidak User Friendly

Mungkin inilah salah satu kekurangan ubuntu yang paling mengena dipara penggunanya. Dari segi penempatan menu, management file & propertiesnya, aplikasi – aplikasi di dalamnya dll, akan membuat kaku para penggunanya karena ketidakbiasaan dalam menjalankannya (mungkin efek dari penerapan pendidikan yang mengenalkan product Microsoft semenjak bangku sekolah). Dalam menggunakannya mungkin akan dibanding – bandingkan dengan OS yang sering mereka pakai sebelumnya. Dalam administrasinya seperti konfigurasi, installasi dsb secara default Ubuntu masih menggunakan file teks  dan memerlukan terminal (console).

Dari kelebihan & kekurangan Ubuntu yang disebutkan di atas, masih banyak lagi yang belum teruraikan. Jika ada yang ingin menambahkan, Silahkan

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.